Kami juga melayani penjualan dan pembelian Logam Mulia dengan berat minimal 25 gr

16 Desember 2010

SEIGNIORAGE dan E-MONEY

Apakah sudah mengenal arti dari SEIGNIORAGE. Yang dimaksud dengan seigniorage adalah keuntungan yang diperoleh bank sentral dari selisih antara nilai nominal uang kertas yang diterbitkan dengan ongkos biaya produksi uang.

Ini berarti dengan biaya cetak katakanlah
dibawah RP.1.000,- , BI mencetak Rp.100.000,- . Berarti tahu sendirilah selisihnya berapa dan itu menjadi keuntungan Bank Sentral (BI). Dengan semakin banyak masyarakat mempergunakan uang kertas/ FIAT yang berarti akan semakin banyak pula tercetak nominal-nominal baru, maka sebanyak nilai nominal dimasyarakat, sebanyak itu pula nominal diawang-awang yang tersimpan di BI.

Itu lah yang makanya kita mengalami inflasi, yang para ekonomis katakan kenaikan harga suatu produk barang dan jasa padahal aktualnya adalah peluruhan dari nilai uang itu sendiri. Nilai Rp.10.000,- sepuluh tahun lampau bisa untuk makan 3 kali sehari untuk dua orang, saat ini hanya bisa makan sekali untuk satu orang.

Istilah terbaru saat ini adalah E-MONEY (electronic money) dan akan semakin dipopulerkan pada masa yang akan datang. Dengan klaim kemudahan serta kenyamanan.
Kembali ke istilah SEIGNIORAGE, artinya dengan selisih biaya cetak dan nominal maka BI harus mengeluarkan modal RP.1.000, - untuk mencetak RP.100.000,- . Lalu dengan model E-Money berapakah modal BI. Tak ada, karena hanya tinggal memencet beberapa tombol maka terciptalah nominal baru pada rekening-rekening masyarakat, walau dikatakan sebenarnya ketika transaksi terjadi, terjadi pula perpindahan uang dari satu rekening kerekening lain. Itukan
katanya, aktualnya ..?

Jadi dengan E-Money, BI memberi masyarakat RP.1.000.000,- dan berapapun yang akan mereka ciptakan untuk BI adalah unlimited.
Bagaimana pula transaksi menjadi adil, ketika kita bertransaksi barang real berpindah dari satu tangan ke tangan lain, sementara alat tukarnya hanya semu dan berupa byte-byte di layar. Kami bukan orang jadul yang merepotkan diri dengan sistem lama. Hanya saja kami bukan orang BODOH yang ditipu mentah-mentah dengan sihir kertas bercetak nominal yang mampu membeli dunia. Apalagi dengan E-Money, yang berupa byte komputer yang rentan dihack dan dimanipulasi jumlah nolnya.